Keunggulan KPR Syariah daripada KPR Konvensional: Pilihan Yang Bijak dalam Membeli Rumah

Keunggulan KPR Syariah daripada KPR Konvensional: Pilihan Yang Bijak dalam Membeli Rumah

Membeli rumah adalah impian banyak orang. Dalam mencapai impian ini, banyak yang memilih untuk mendanai rumah mereka melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Dua jenis KPR yang umum digunakan di Indonesia adalah KPR Syariah dan KPR Konvensional. Dalam artikel ini, LetsMoveIndonesia akan membahas apa itu KPR Syariah, apa itu KPR Konvensional, serta keunggulan Kredit pembiayaan rumah secara syariah daripada KPR Konvensional.

Apa itu KPR Syariah?

Kredit Pemilikan Rumah KPR Syariah adalah suatu jenis pembiayaan perumahan yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah Islam. Pada KPR Syariah, pemilik rumah dan pihak bank syariah atau bank bekerja sama untuk membeli rumah dan berbagi risiko serta keuntungan dari kepemilikan tersebut. KPR Syariah menghindari unsur riba, yang dianggap haram dalam Islam, dan menggunakan prinsip bagi hasil sebagai dasar bagi pembagian keuntungan.

Tipe Pembiayaan KPR Syariah di Indonesia

Di Indonesia, terdapat beberapa jenis KPR Syariah yang dapat dipilih oleh calon pembeli rumah. Beberapa di antaranya adalah:

  1. Murabahah: Pembelian rumah dengan prinsip jual-beli, di mana bank syariah membeli rumah dan kemudian menjualnya kepada pemilik rumah dengan keuntungan yang telah disepakati.
  2. Musyarakah Mutanaqisah: Bank syariah dan pemilik rumah menjadi mitra dalam kepemilikan rumah, dan pemilik rumah secara bertahap membeli saham bank hingga memperoleh kepemilikan penuh atas rumah.

Apa itu KPR Konvensional?

kpr conventional

KPR dari bank konvensional adalah jenis skema KPR yang umumnya digunakan dan tidak mengikuti prinsip syariah. Dalam KPR Konvensional, pemilik rumah meminjam uang dari bank dengan membayar bunga sebagai imbalan atas pinjaman tersebut. Bank dalam KPR Konvensional tidak berbagi risiko kepemilikan rumah dengan pemilik rumah.

Perbedaan KPR Syariah dan Konvensional

Skema KPR Syariah memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan KPR Konvensional:

  1. Tanpa Riba: KPR Syariah menghindari unsur riba, sehingga sesuai dengan prinsip syariah Islam. Ini membuatnya menjadi pilihan yang sesuai bagi individu yang menginginkan pembiayaan perumahan yang sesuai dengan keyakinan agama mereka.
  2. Beban Risiko Bersama: Dalam KPR Syariah, bank dan pemilik rumah berbagi risiko kepemilikan rumah. Ini berarti jika terjadi kerugian, bebannya dibagi di antara keduanya, yang menciptakan rasa tanggung jawab bersama.
  3. Transparansi: KPR Syariah biasanya lebih transparan dalam perjanjian dan biaya terkait. Pemilik rumah akan mengetahui dengan jelas bagaimana keuntungan bank dihitung.
  4. Fleksibilitas: KPR Syariah sering kali lebih fleksibel dalam menyesuaikan perjanjian dengan kebutuhan pemilik rumah. Ini bisa mencakup jangka waktu pinjaman yang lebih panjang atau kemampuan untuk membayar lebih cepat tanpa dikenakan biaya tambahan.

Baca juga: Kenali Keunggulan KPR Konvensional Dibanding KPR Syariah

Syarat KPR Syariah di Indonesia

Untuk mengajukan KPR Syariah, calon pemilik rumah dapat menghubungi bank-bank yang menyediakan layanan ini. Prosesnya melibatkan persetujuan dari bank dan pemilik rumah terkait struktur pembiayaan yang sesuai dengan prinsip syariah.

Untuk mendapatkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Syariah di Indonesia, Anda perlu memenuhi beberapa syarat umum yang berlaku di sebagian besar bank syariah. Namun, perlu diingat bahwa setiap bank dapat memiliki persyaratan yang sedikit berbeda. Berikut adalah syarat umum yang biasanya diperlukan:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI): Biasanya, Anda harus menjadi warga negara Indonesia untuk memenuhi syarat KPR Syariah di bank-bank Indonesia.
  2. Usia: Bank biasanya mensyaratkan usia minimal 21 tahun pada saat pengajuan KPR Syariah. Usia maksimal biasanya 55 hingga 60 tahun pada saat akhir masa pinjaman. Namun, ini dapat bervariasi antara bank.
  3. Pendapatan Tetap: Anda perlu memiliki pendapatan tetap dan dapat membuktikan kemampuan untuk membayar cicilan KPR. Pendapatan ini bisa berasal dari gaji, bisnis, atau sumber pendapatan lainnya.
  4. Keabsahan Dokumen: Anda harus menyediakan dokumen-dokumen yang sah untuk membuktikan identitas, alamat, dan pendapatan Anda. Ini dapat mencakup KTP, NPWP, surat keterangan gaji, laporan keuangan, dan lainnya.
  5. Uang Muka (Down Payment): Sebagian besar bank syariah meminta Anda untuk membayar uang muka atau DP sebagai persyaratan. Besarannya bisa bervariasi, tetapi biasanya sekitar 20% hingga 30% dari harga rumah yang Anda beli.
  6. Jaminan Syariah: Bank akan meminta jaminan syariah, seperti akad (perjanjian) yang sesuai dengan prinsip syariah Islam. Misalnya, akad murabahah (penjualan dengan markup), akad musyarakah mutanaqisah (kemitraan kepemilikan rumah), atau akad lain yang sesuai dengan prinsip syariah.
  7. Biaya Administrasi: Anda perlu membayar biaya administrasi terkait KPR Syariah, seperti biaya provisi, biaya administrasi, dan biaya penilaian properti.
  8. Asuransi Jiwa dan Asuransi Rumah: Beberapa bank mungkin menuntut Anda untuk memiliki asuransi jiwa dan asuransi rumah. Ini adalah tindakan pencegahan untuk melindungi Anda dan bank dalam situasi tak terduga.
  9. Evaluasi Kredit: Bank akan melakukan evaluasi kredit Anda untuk menilai risiko pemberian KPR. Ini melibatkan penilaian kredit, termasuk riwayat kredit dan kemampuan Anda untuk membayar.
  10. Syarat Khusus Bank: Setiap bank syariah dapat memiliki persyaratan tambahan yang harus Anda penuhi. Oleh karena itu, sangat penting untuk berbicara langsung dengan bank yang Anda pilih untuk mendapatkan detail persyaratan yang akurat.

Peran Mortgage Broker dalam Mendapatkan KPR Syariah Terbaik di Indonesia

Mortgage broker adalah perantara yang dapat membantu calon pemilik rumah menemukan penawaran KPR Syariah terbaik di pasaran. Mereka memiliki pengetahuan mendalam tentang berbagai produk perbankan dan dapat membantu Anda menavigasi proses perolehan KPR yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial Anda.

Beberapa Pilihan Bank Terbaik yang Menyediakan Cicilan KPR Syariah

Beberapa bank terkemuka di Indonesia yang menyediakan layanan KPR Syariah antara lain BNI Syariah, Bank BRI Syariah, Bank BCA Syariah, dan Bank BSI dan BTN Syariah. Setiap bank menawarkan produk – produk KPR Syariah yang berbeda, jadi penting untuk membandingkan dan memilih yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Berikut beberapa bank penyedia KPR Syariah terbaik di Indonesia:

  1. BNI Syariah
    • Menawarkan BNI Griya iB Hasanah.
    • Menggunakan akad murabahah (jual beli) untuk pembiayaan perumahan.
    • Mudah persyaratan dan proses pengajuan.
    • Maksimum pembiayaan hingga Rp25 miliar dengan jangka waktu sampai 15 tahun.
  2. BRI Syariah
    • Menyediakan Griya Faedah untuk pembiayaan perumahan.
    • Fleksibilitas dalam memenuhi kebutuhan perumahan, termasuk pembelian rumah, apartemen, dan kavling.
    • Pembiayaan Faedah Sejahtera untuk masyarakat berpenghasilan rendah.
    • Plafon pembiayaan maksimal Rp3.5 miliar dengan tenor hingga 15 tahun.
  3. BCA Syariah
    • Menawarkan KPR iB BCA Syariah dengan berbagai jenis akad sesuai kebutuhan nasabah.
    • Keunggulan program margin berjenjang.
    • Plafon pembiayaan mulai dari Rp100 juta dengan margin berjenjang dan suku bunga mulai dari 8,5% per tahun.
  4. Bank Syariah Indonesia (BSI)
    • BSI memiliki empat program KPR Syariah: BSI Griya Simuda, BSI Griya Reguler, BSI Griya Mabrur, dan BSI Griya Take Over.
    • Keunggulan meliputi angsuran ringan dan tetap, pembayaran yang mudah, dan bebas biaya provisi, penalti, dan appraisal.
  5. KPR Syariah BTN
    • Menyediakan KPR BTN Platinum iB dengan proses cepat, uang muka ringan, dan angsuran tetap melalui akad murabahah.
    • KPR BTN Bersubsidi iB untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

LetsMoveIndonesia sebagai Broker Mortgage Terbaik di Indonesia

LetsMoveIndonesia adalah salah satu mortgage broker terkemuka di Indonesia yang memiliki reputasi baik dalam membantu calon pemilik rumah menemukan KPR Syariah terbaik. Kami memiliki jaringan dengan berbagai bank dan dapat membantu Anda dalam seluruh proses perolehan KPR Syariah, mulai dari perbandingan produk hingga penyelesaian dokumen.

Dalam memilih antara KPR Syariah dan KPR Konvensional, penting untuk mempertimbangkan nilai-nilai, kebutuhan, dan kemampuan finansial Anda. KPR Syariah menawarkan alternatif yang sesuai dengan prinsip syariah Islam dan memiliki sejumlah keunggulan yang dapat menjadi pilihan yang bijak dalam membeli rumah.

Found this article interesting? Then check out our other useful articles about home loan mortgages here!

Exploring Possibilities of The Expat Mortgage in Indonesia

Your Path to Property Ownership: Essential Steps for Obtaining Mortgage in Indonesia

Decoding Indonesian Mortgage Products: The Essential Guide for Homebuyers

Top Banks that Partnered with LetsMoveIndonesia for Mortgage

Get Your Desired Mortgage with LetsMoveIndonesia: What You Need to Know

Professional Business & Visa Consultant

Recognised as the Most Ethical Visa & Business Consultancy, Lets Move Indonesia has been the leading business consulting firm in Indonesia since 2016. We aim to be a complete resource for expatriates, giving reliable and professional assistance.

Get Your Free Consultation

Latest News

Get to Know Latest Business & Visa Updates

Two legal permit frameworks that often cause confusion among digital entrepreneurs: PSE (Penyelenggara Sistem Elektronik) registration and the e-commerce business license, or SIUPMSE. This guide breaks down the difference between PSE and e-commerce licensing, who needs them, and why they matter. What Is a PSE License PSE stands for Penyelenggara Sistem Elektronik. It is the […]

Natalia Harfiana

12/08/2025

If you are planning to open a business in Indonesia in 2026, it is essential to understand the latest regulatory changes issued under Peraturan Resmi BKPM No. 5  Tahun 2025. Effective 2 October 2025, this regulation reshapes how PT PMA (foreign-owned companies) are established, monitored, and managed through the OSS-RBA (Online Single Submission – Risk […]

Natalia Harfiana

12/04/2025

Millions of Indonesians and their descendants now live overseas, forming a global community that has long sought a clear and dignified pathway to reconnect with Indonesia. For decades, returning diaspora faced complicated visa renewals, sponsorship requirements, and limited long-term options. Many families, especially those of mixed-nationality backgrounds, were left without a residency framework that recognised […]

Lets Move Indonesia

11/28/2025

From manufacturing and logistics to digital platforms and professional services, the country’s expanding economy offers immense potential for both local entrepreneurs and global investors. Thousands of business owners each year face challenges in navigating company registration, licensing requirements, and compliance obligations. The reality is that many agencies offering “company setup services” lack transparency, provide unclear […]

Lets Move Indonesia

11/28/2025

Indonesia continues to evolve into one of Southeast Asia’s most dynamic economic landscapes, with rapid digitalisation, growing industries, and an increasingly sophisticated regulatory environment. But as the system becomes more advanced, Indonesia’s tax landscape also becomes more complex. Constant updates, new reporting systems, and shifting regulations mean thousands of individuals and businesses struggle to stay […]

Lets Move Indonesia

11/28/2025

Every year, Indonesia keeps becoming one of the most sought by travel and investment destinations in Southeast Asia, with its array of landmarks, tourism spots, and vast potential of investments in various industries. Every year, thousands of people are also in demand of streamlining the smooth and correct path to enter Indonesia, which leads to […]

Lets Move Indonesia

11/28/2025